Monday, October 1, 2012

MEMBUAT SCRUB ALAMI

Beragam cara dapat digunakan untuk merawat wajah kita, salah satunya dengan menggunakan scrub. Scrub dapat bermanfaat untuk mengangkat sel-sel kulit mati yang ada pada wajah kita. Kita tidak perlu membelinya, kita bisa membuatnya sendiri dirumah. Banyak bahan-bahan alami yang dapat kita gunakan sebagai scrub, misalnya :

1. Gula
Gula pasir merupakan bahan utama scrub yang dapat membantu mengangkat sel kulit mati serta menjadikan kulit tampak bercahaya. 
Cara membuat: Campurkan 1 sendok makan gula dengan minyak zaitun. Kemudian, tambahkan gel lidah buaya atau madu supaya kulit menjadi lembut. Setelah semua bahan tercampur, tuangkan scrub ke telapak tangan, lalu oleskan ke permukaan wajah dengan pijatan lembut melingkar. Diamkan selama 5 hingga 10 menit. Kemudian, bilas dengan air hangat. Anda bisa gunakan bahan ini untuk scrub wajah dan tubuh. Atau cara yang lebih mudah potong kedua ujung tomat lalu celupkakan kedalam gula, kemudian gosokan pada muka.

2. Beras
Campuran berbahan dasar tepung beras (Amylum oryzae) ini bermanfaat untuk menghaluskan  kulit, memperlambat efek keriput, serta dapat membuat kulit wajah awet muda.
Cara membuat: Tumbuk segenggam beras, lalu campur dengan sedikit minyak zaitun. Lakukan secara rutin.

3. Wortel
Kandungan betakaroten yang cukup tinggi pada wortel bisa membantu menghilangkan noda hitam di kulit.
Cara membuat: Parut kasar beberapa buah wortel lalu campur dengan body lotion. Oleskan pada wajah, pijat perlahan.

4. Green Tea
Teh hijau tidak hanya baik untuk kesehatan tubuh, tapi juga bermanfaat untuk perawatan kulit. Green tea kaya akan antioksidan yang membantu memelihara serta melindungi kulit Anda.

Selain itu, teh hijau mengandung zat anti inflamasi sehingga menjadi pilihan tepat bagi kulit sensitif dan berjerawat. Carilah produk perawatan kulit yang mengandung teh hijau, atau menambahkan teh hijau kecil ke dalam salah satu resep scrub kulit.

5. Garam
Garam ternyata mampu memberikan khasiat yang bisa digunakan untuk kecantikan kulit. Tubuh Anda akan lebih segar bila memakai scrub yang mengandung garam. Kandungan garam bisa memperbaiki sel kulit mati, meningkatkan sirkulasi, dan menghaluskan kulit.
Cara Membuat: Campurkan satu cangkir air garam dan minyak zaitun. Tambahkan 5 tetes minyak esensial (misalnya, minyak aprikot). Minyak aprikot dapat digunakan untuk mengobati berbagai kondisi kulit tanpa meninggalkan minyak pada kulit. Sebagai minyak esensial, biji aprikot ini juga memiliki efek positif bagi kulit yang kusam.

Selamat mencoba ^o^


Friday, September 28, 2012

MANFAAT GERAKAN SHOLAT

Bagi umat Islam sholat merupakan sebuah kewajiban, tetapi tdak hanya itu dalam setiap gerakan sholat terdapat manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh kita. Berikut ini manfaat sholat dalam setiap gerakannya :

TAKBIRATUL IHRAM.
Posisi: berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah.
Manfaat: Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke s! eluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

RUKUK.
Posisi: Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.
Manfaat: Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot – otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.

I’TIDAL
Posisi: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.
Manfaat: Itidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.

SUJUD
Posisi: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.
Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisamengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma’ninah, jangan tergesa – gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

DUDUK
Posisi: Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy ( tahiyyat awal ) dan tawarruk ( tahiyyat akhir ). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.
Manfaat: Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih ( urethra ), kelenjar kelamin pria ( prostata ) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan. dengan benar, postur irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan organ – organ gerak kita.

SALAM
Gerakan: Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.
Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah. BERIBADAH secara, kontinyu bukan saja menyuburkan iman, tetapi mempercantik diri wanita luar dan dalam.

PENGELUARAN DALAM PENGUNAAN AKTIVA TETAP

1. Pengeluaran untuk pemeliharaan (maintenance)
Pengeluaran yang bertujuan untuk mempertahankan aktiva tetap pada kondisi tetap baik. Pengeluaran untuk pemeliharaan tidak mengkibatkan penambahan terhadap manfaat aktiva tetap yang bersangkutan, sehingga jumlah pengeluarannya dicatat debet pada akun Beban Pemeliharaan.

2. Pengeluaran Untuk Reparasi (Repair)
Pengeluaran yang bertujuan untuk mengembalikan aktiva tetap pada kondisi semula. Misalnya pengeluaran untuk mengganti bagian-bagian yang rusak yang sifatnya biasa. Manfaat pengeluaran ini hanya untuk kelangsungan jalannya operasi. Oleh karena itu pengeluaran untuk reparasi dicatat debet akun Beban Reparasi.

3. Pengeluaran untuk mengganti Komponen yang rusak (Replacement)
Pengeluaran untuk mengganti sebagian atau seluruh dari komponen aktiva tetap yang rusak berat. Pengeluaran ini biasanya mengakibatkan penambahan terhadap usia penggunaan aktiva tetap yang bersangkutan. Jumlah pengeluaran biasanya cukup berati. Oleh karena itu pengeluaran demikian dicatat debet akun Aktiva Tetap yang bersangkutan, atau debet pada akun Akumulsi penyusutan.

4. Pengeluaran Untuk Perbaikan (Bettermaent)
Pengeluaran bertujuan untuk meningkatkan aktiva tetap dari kondisi semula kepada kondisi yang lebih baik. Perbaikan yang dilakukan  bukan karena aktiva tetap dalam keadaan rusak, tetapi pengeluaran dirancang untuk menungkatkan kapasitas, atau untuk memperpanjang usai penggunaan aktiva tetap. Pengeluaran ini dicatat debet pada akun aktiva tetap yang bersangkutan.

5. Peneluaran Untuk Penambahan (Addition)
Pengeluaran bertujuan untuk perluasan atau peningkatan fasilitas yang sudah ada, misalnya untuk menambah bangunan sayap dari sebuah pabrik, perluasan tempat parkir kendaraan dan sebagainya. Peneluaran demikian dicatat debet pada akun aktiva tetap yang bersangkutan  

5 Hal yang membuat wanita terlihat lebih CANTIK



Mungkin kebanyakan wanita maupun laki-laki menganggap cantik itu tinggi, putih, langsing dan lain-lain pokoknya yang enak dilihat deh. Tapi sebenarnya ga cuma itu ada hal-hal mungkin bisa membuat wanita tampak lebih cantik meski tidak mempunyai penampilan fisik yang menarik. Berikut ini hal-hal yang bisa membuat wanita terlihat lebih cantik :

1. Senyuman
Senyum akan membuat seorang wanita kelihatan lebih cantik.Tidak hanya itu sering tersenyum juga membuat kita menjadi awet muda lho. Meski hanya aktivitas yang mudah tapi sebagian orang juga sulit untuk melakukannya. Tapi percaya deh, kalau senyum itu membuat seseorang jauh lebih menarik.

2. Sopan
Mungkin sekarang ini kebanyakan orang sudah tidak begitu menghormati orang lain apalagi orang yang lebih tua. Padahal kesopanan itu membuaat aura positif orang yang melihatnya atau orang yang berada disekitar kita. Dimata orang lain pun kita juga sudah mempunyai nilai plus.

3. Ketulusan
Misalkan dengan melakukan hal-hal kecil seperti membantu orang lain tanpa mengarapkan imblan  apapun termasuk pujian dari orang lain.Ketulusan itu meski susah dilakukan asalkan berusaha pasti juga bisa.  Seseorang yang tulus sering mnyentuh hati banyak orang atau membuat orang terenyuh dengan yang dia lakukan.

4. Kasih sayang
Menggambarkan seseoramg yang lembut. Misalkan saja dimilai dengan menyayangi anak kecil, bisa kita lakukan dengan mengajaknya bermain atau membuatya tertawa kita pun juga akan senang melihatnya. Tak hanya dengan anak kecil kita juga bisa menunjukkan kasih sayang kita kepada orang-orang terdekat seperti orang tua, sahabat, teman, pacar, dan yang lainnya.

5. Rendah Hati
Meski kita sudah mempunyai segalanya misalkan cantik, pintar, kaya, dll kita tetap harus rendah hati. Ingat..bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Sesempurna-sempurna nya seseorang pasti ada kelemahannya dan yang akan menutup kelemahan kita adalah orang lain. Jadi tetaplah bersikap rendah hati.

Wednesday, September 26, 2012

SIKLUS AKUNTANSI

1. Transaksi

2. Bukti Transaksi
- faktur
- kwitansi
- memo
- nota
- cek
- bilyet giro, dll

3. Jurnal
dibagi menjadi 2:
-jurnal umum
-jurnal khusus
  Jurnal Pembelian (Purchase Journal)
  Jurnal Penjualan (Sales Journal)
  Jurnal Kas Masuk (Cash Receipt Journal)
  Jurnal Kas Keluar (Cash Payment journal)

4. Buku Besar (Subsidiary Ledger)
- Buku Besar Pembantu Piutang (Receivable Subsidiary Ledger)
- Buku Besar Pembantu Hutang (Payable Subsidiary Ledger)

5. Jurnal Penyesuaian (Adjusting Entries)

6. Neraca Lajur (Work Sheet)
- Neraca Saldo (Trial Balance)
- Jurnal Penyesuaian (Adjusting Entries)
- Neraca Saldo Setelah Penyesuaian (Adjusted Trial balance)
-Laba Rugi (Profit and Loss)
- Neraca (Balance Sheet)

7. Laporan Keuangan (Financial Statement)
- Laporan Laba Rugi (Income Statement/Profit and Loss Statement)
- Laporan Perubahab Ekuitas (Ekuitas Statement/Capital Statement/Retained Earning Statement)
- Neraca (Balance Sheet)
- Arus Kas (Cash Flow)
- Catatan Atas Laporan Keuangan (Notes of Financial Statement)

8. Jurnal Penutup (Closing Entries)
- untuk menutup akun-akun nominal (Pendapatan & Beban-beban)

9. Neraca Saldo Setelah Penutupan (Trial Balance After Closing Entries)

Tuesday, September 25, 2012

METODE GARIS LURUS

Metode Garis Lurus 
Menurut metode garis lurus (Straight Line Method), beban penyusutan tiap tahun penggunaan aktiva tetap jumlah nya sama, sehingga jumlah penyusutan tiap tahun dihitung sebagai berikut

Penyusutan = Jumlah yang harus disusutkan       atau       Penyusutan = HP-NR
                              Usia Ekonomi                                                            n


Keterangan:
HP = Harga Perolehan Aktiva Tetap
NR= Nilai Residu atau nilai sisa
n    = Usia Ekonomis Aktiva Tetap

Contoh:
Pada tanggal 5 April 2004, suatu perusahaan membeli sebuah mesin dengan harga perolehan Rp 130.000.000,00. Usia penggunaan mesin tersebut ditaksir selama 8 tahun dengan nilai residu sebesar Rp 10.000.000,00
Berdasarkan data diatas, penyusutan tiap tahun penggunaan mesin dihitung sebagai berikut:
Penyusutan = Rp 130.000.000,00-Rp 10.000.000,00 = Rp 15.000.000,00
                                                    8

Beban penyusutan mesin untuk tahun 2004, dihitung sejak bulan April sampai 31 Desenber 2004, yaitu selama 9 bulan atau sebesar :
9/12 x Rp 15.000.000,00 = Rp 11.250.000,00
Jumlah tersebut pada tanggal 31 Desember 2004 dicatat dengan jurnal sebagai berikut :
(D) Beban penyusutan mesin                              Rp 11.250.000,00
(K) - Akumulasi penyusutan mesin                                                         Rp 11.250.000,00