Showing posts with label AKUNTANSI. Show all posts
Showing posts with label AKUNTANSI. Show all posts

Tuesday, November 6, 2012

SISTEM PENCATATAN


SISTEM PENCATATAN

Transaksi
Fisik/Periodik
Perpectual
Penjualan Kredit




Penjualan Tunai




Retur Penjualan



Piutang dagang
-Penjualan



Kas
-Penjualan



Retur penjualan
-Piutang dagang
Piutang dagang
-Penjualan
HPP
-Persediaan

Kas
-Penjualan
HPP
-Persediaan

Retur penjualan
-Piutang dagang
Persediaan
-HPP

Pembelian Kredit


Pembelian Tunai


Retur Pembelian
Pembelian
-Hutang dagang

Pembelian
-Kas

Hutang dagang
-Retur pembelian
Persediaan
-Hutang dagang

Persediaan
-Kas

Hutant dagang
-Persediaan


Wednesday, October 24, 2012

PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI & ANALISIS TRANSAKSI

PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
 Aktiva      = harta yang dimiliki perusahaan yang merupakan sumber ekonomi. 
Contoh: kas, piutang, gedung dsb.

 Hutang     = kewajiban yang menjadi beban perusahaan.
Contoh: hutang pembelian kredit

 Modal       = hak atau klaim pemilik atas aktiva perusahaan.
 Contoh: setoran modal oleh pemilik.

 ANALISIS TRANSAKSI
Transaksi yang mempengaruhi Aktiva
1.      Pembellian aktiva/aset secara tunai
Contoh     = suatu perusahaan membeli sebuah kendaraan seharga
Rp. 100.000.000,- secara tunai
Analisis    = transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu kas
perusahaan berkurang sebesar Rp. 100.000.000,- dan kendaraan bertambah senilai Rp. 100.000.000,-

2.      Pembelian aktiva/aset secara kredit
Contoh     = suatu perusahaan membeli mesin foto kopi seharga
Rp.50.000.000,- secara kredit.
Analisis     = transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu
peralatan bertambah senilai Rp. 50.000.000,-dan Hutang bertambah senilai Rp. 50.000.000,-.
3.      Penjualan aktiva/aset secara tunai
Contoh     = suatu perusahaan menjual kendaraan seharga
Rp.80.000.000,- secara tunai .
Analisis     = transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu kas
perusahaan bertambah sebesar Rp. 80.000.000,- dan kendaraan perusahaan berkurang senilai Rp.80.000.000,-

4.      Penjualan aktiva/aset secara kredit
Contoh    = suatu perusahaan menjual kendaraan seharga
Rp.150.000.000,- secara kredit
Analisis     = transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu
kendaraan berkurang senilai Rp. 150.000.000,- dan piutang perusahaan bertambah sebesar Rp.150.000.000,-


Transaksi yang mempengaruhi Hutang
1.      Pembelian aktiva/aset secara kredit
Contoh     = suatu perusahaan membeli sebuah mesin secara kredit
seharga Rp. 200.000.000,-
Analisis     = transaksi tersebut akan mempengaruhi hutang yaitu
hutang perusahaan bertambah sebesar Rp.200.000.000,- dan peralatan bertambah sebesar Rp.200.000.000,-.
    
2.      Pembayaran hutang
Contoh     = suatu perusahaan membayar hutang sebesar
Rp.50.000.000,-
Analisis     = transaksi tersebut mempengaruhi hutang yaitu
Hutang perusahaan berkurang sebesar Rp. 50.000.000,- dan kas berkurang sebesar Rp. 50.000.000,-.

Transaksi yang mempengaruhi Modal
1.    Penambahan investasi pemilik
Contoh     = Mr. X melakukan penyetoran sebesar Rp. 75.000.000,-
ke kas perusahaan sebagai tambahan modal.
Analisis     = transaksi tersebut akan mempengaruhi modal yaitu
modal perusahaan bertambah sebesar Rp. 75.000.000,- dan kas perusahaan bertambah sebsesar Rp. 75.000.000,-.


2.    Pengurangan investasi pemilik
Contoh     = Mr. T melakukan penarikan uang perusahaan untuk
keperluan pribadi sebesar Rp. 25.000.000,-
Analisis     = transaksi tersebut akan mempengaruhi modal yaitu
modal perusahaan berkurang sebesar Rp. 25.000.000,- dan kas berkurang sebesar Rp. 25.000.000,-.


Tuesday, October 23, 2012

DASAR-DASAR AKUNTANSI


Definisi Akuntansi
Definisi akuntansi dapat dilihat dari 2 (dua) sudut pandang yaitu:
  1. Fungsi dan Kegunaan
Akuntansi merupakan aktivitas jasa yang berfungsi memberikan informasi kuantitatif mengenai kesatuan-kesatuan ekonomi terutama yang bersifat keuangan yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan.
  1. Proses Kegiatan
Akuntansi adalah seni mencatat, mengklasifikasi dan mengikhtisarkan transaksi-ttransaksi kejadian yang sekurang-kurangnya atau sebagaian bersifat keuangan dengan cara menginterpretasikan hasil-hasilnya.

Akuntansi dan Tata Buku
Akuntansi lebih luas dari Tata Buku sebab Tata Buku hanyalah pencatatan secara sistimatis transaksi/kejadian yang dinyatakan dengan nilai uang.

Cabang Akuntansi
Terdapat 3 (tiga) cabang akuntansi yaitu:
  1. Akuntansi keuangan
Adalah cabang akuntansi yang menghasilkan laporan keuangan bagi pihak ekstern seperti investor, kreditor, dan Bapepam.
  1. Akuntansi manajemen
Adalah cabang akuntansi yang menghasilkan laporan keuangan bagi pihak intern organisasi atau manajemen.
  1. Akuntansi Pemerintah
Adalah cabang akuntansi yang memproses transaksi-transaksi keuangan pemerintah yang menghasilkan laporan keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan APBN/APBD kepada rakyat melalui lembaga legislatif serta untuk kepentingan pihak-pihak yang terkait.

Bidang-bidang Akuntansi
Pemeriksaan Akuntansi (Auditing)  merupakan suatu bidang yang menyangkut pemeriksaan laporan-laporan keuangan melalui catatan akuntansi secara bebas yaitu laporan keuangan tersebut diperiksa mengenai kejujuran dan kebenarannya.
Akuntansi Manajemen (Management Accounting) merupakan bidang akuntansi yang menggunakan baik data historis maupun data data taksiran dalam membantu manajemen untuk merencanakan operasi-operasi dimasa yang akan datang.
Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting) mencakup penyusunan laporan-laporan pajak dan pertimbangan tentang konsekuensi-konsekuensi dari transaksi-transaksi perusahaan yang akan terjadi.
Akuntansi Budgeter (Budgetary Accounting) merupakan bidang akuntansi yang merencanakan operasi-operasi keuangan (anggaran) untuk suatu periode dan memberikan perbandingan antara operasi-operasi yang sebenarnya dengan operasi yang direncanakan.
Akuntansi untuk Organisasi Nirlaba (Non profit Accounting) merupakan bidang yang mengkhususkan diri dalam pencatatan transaksi-transaksi perusahaan yang tidak mencari laba seperti organisasi keagamaan dan yayasan-yayasan sosial.
Akuntansi Biaya (Cost Accounting) merupakan bidanng yang menekankan penentuan dan pemakaian biaya serta pengendalian biaya tersebut yang pada umumnya terdapat dalam persahaan industri.
Sistem Akuntansi (Accounting System) meliputi semua tehnik, metode dan prosedur untuk mencatat dan mengolah data akuntansi dalam rangka memperoleh pengendalian intern yang baik, dimana pengendalian intern merupakan suatu sistem pengendalian yang diperoleh dengan adanya struktur organisasi yang memungkinkan adanya pembagian tugas dan sumber daya manusia yang cakap dan praktek-praktek yangn sehat.
Akuntansi Sosial (Social Accounting) merupakan bidang yang terbaru dalam akuntansi dan yang paling sulit untuk diterangkan   secara singkat, kerena menyangkut dana-dana kesejahteraan masyarakat.




Wednesday, September 26, 2012

SIKLUS AKUNTANSI

1. Transaksi

2. Bukti Transaksi
- faktur
- kwitansi
- memo
- nota
- cek
- bilyet giro, dll

3. Jurnal
dibagi menjadi 2:
-jurnal umum
-jurnal khusus
  Jurnal Pembelian (Purchase Journal)
  Jurnal Penjualan (Sales Journal)
  Jurnal Kas Masuk (Cash Receipt Journal)
  Jurnal Kas Keluar (Cash Payment journal)

4. Buku Besar (Subsidiary Ledger)
- Buku Besar Pembantu Piutang (Receivable Subsidiary Ledger)
- Buku Besar Pembantu Hutang (Payable Subsidiary Ledger)

5. Jurnal Penyesuaian (Adjusting Entries)

6. Neraca Lajur (Work Sheet)
- Neraca Saldo (Trial Balance)
- Jurnal Penyesuaian (Adjusting Entries)
- Neraca Saldo Setelah Penyesuaian (Adjusted Trial balance)
-Laba Rugi (Profit and Loss)
- Neraca (Balance Sheet)

7. Laporan Keuangan (Financial Statement)
- Laporan Laba Rugi (Income Statement/Profit and Loss Statement)
- Laporan Perubahab Ekuitas (Ekuitas Statement/Capital Statement/Retained Earning Statement)
- Neraca (Balance Sheet)
- Arus Kas (Cash Flow)
- Catatan Atas Laporan Keuangan (Notes of Financial Statement)

8. Jurnal Penutup (Closing Entries)
- untuk menutup akun-akun nominal (Pendapatan & Beban-beban)

9. Neraca Saldo Setelah Penutupan (Trial Balance After Closing Entries)